Tugas Bu Yati Kelas 9
Persahabatan Sejati antara Kelinci dan Rubah
Pada sebuah hutan, hiduplah Kelinci dan Rubah. Kelinci merupakan binatang yang cerdas dan bijaksana, dia sering menyelesaikan masalah-masalah yang ada di hutan. Berbeda dengan Kelinci, Rubah merupakan binatang yang agak bodoh, biarpun dia sebenarnya binatang yang baik dan bermoral, dia sering menyebabkan masalah dalam hutan dan bermain dengan menipu penduduk hutan yang lain. Biarpun mereka memiliki sifat yang berbeda, Kelinci dan Rubah adalah sahabat yang paling setia, mereka selalu bermain dan istirahat bersama. Jika Rubah sedang membuat permasalahan, Kelinci cepat memperbaikinya. Mereka hidup di hutan dengan senang, salah satu tempat favorit mereka untuk beristirahat dan bermain bersama adalah Sungai Twilight.
Pada suatu hari, beberapa hari sebelum musim salju, Kelinci telah menyelesaikan rencana persediaan makanan, rencana tersebut sangat susah dibuat karena para penguasa memiliki pendapat-pendapat yang sangat berbeda. Setelah perancangannya selesai, Kelinci sangat lelah dan semua energinya telah habis. Ketika Kelinci sedang berjalan pulang, Kelinci melihat Rubah sedang bertengkar dengan penduduk lain. Kelinci tidak memperbaiki masalah tersebut dan menasehati Rubah, karena dia sudah sangat lelah lemas, dia malah menghina dan mengejek Rubah "Dasar rubah bodoh! jika hal yang akan kamu lakukan adalah menimbulkan masalah, mengapa kamu tidak pergi saja dan tidak pernah kembali, hutan ini akan lebih baik tanpa kamu" Kelinci berkata. Mendengar katanya Kelinci, Rubah menjadi sedih dan hampir menangis "Yaudah! jika kamu membenci aku sebanyak itu, maka aku akan pergi" Rubah berkata. Setelah interaksi ini, Rubah kabur keluar hutan.
Beberapa hari berlalu, Kelinci menjalani hidupnya seperti biasa. Meskipun ada lebih sedikit masalah di hutan, Kelinci merasa sedih dan hampa. Dia sadar bahwa hidup dengan masalah yang harus diatasi merupakan hidup yang lebih bermakna dan menarik. Setelah dia sadar hal ini, dia segera mulai mencari Rubah, salju baru saja mulai jatuh. Dia tahu persis ke mana Rubah pergi, Sungai Twilight. Kelinci menemu Rubah sedang duduk di dekat tepi sungai dan berminta maaf "Maafkan aku membentakmu dan menyuruhmu pergi, meski terkadang kamu sulit untuk diatur, kamu tetaplah teman yang baik dan seseorang yang memberikan banyak kesenangan dan momen menarik dalam hidupku" Kelinci berkata dengan lembut. Setelah mendengar itu, Rubah melilitkan ekornya sekeliling temannya untuk melindunginya dari salju yang membekukan. Rubah menjawab "Aku sangat terluka setelah kamu mengatakan aku untuk pergi, meskipun luka itu belum sepenuhnya sembuh, aku senang kita bisa melupakan ini, aku memaafkanmu temanku". Setelah itu, mereka berjalan pulang dan berteman dengan setia sampai akhir hidup.
Komentar
Posting Komentar